Tuesday, 7 August 2012

25. SURAH Al-Furqan

25. SURAH Al-Furqan
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang
[1]
Maha berkat Dia yang menurunkan Al-Furqan kepada hambaNya, mudah-mudahan dia menjadi pemberi amaran bagi seluruh penduduk alam.
[2]
Dialah yang menguasai pemerintahan langit dan bumi, dan Dia tidak mengambil anak, dan tidak pula bagiNya sebarang sekutu dalam pemerintahanNya. Dan Dialah yang menciptakan tiap-tiap sesuatu, kemudian menentukannya dengan suatu ketentuan (takdir).
[3]
Dan mereka mengambil yang lain dari Allah sebagai tuhan-tuhan, yang tidak dapat menciptakan sesuatupun, dan merekalah yang diciptakan. Dan mereka pula tidak berkuasa untuk suatu bahaya atau suatu faedah bagi dirinya sendiri. Dan tidak juga berkuasa mematikan atau menghidupkan, atau membangkitkan semula.
[4]
Dan orang-orang yang kafir itu berkata “Ini hanyalah satu perkara dusta yang diada-adakannya, dan dia dibantu padanya oleh orang lain” Maka sesungguhnya mereka telah mendatangkan satu tuduhan yang zalim dan pendustaan.
[Al-Quran]
[5]
Dan mereka berkata lagi “Cerita-cerita dongeng orang-orang dahulu kala, yang dimintanya agar ditulis, kemudian ia dibacakan kepadanya pagi dan petang”
[6]
Katakanlah “Ia diturunkan oleh Yang mengetahui segala rahsia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang”
[7]
Dan mereka berkata pula “Mengapa Rasul ini makan, minum, dan berjalan di pasar-pasar? Sepatutnya diturunkan malaikat kepadanya, supaya dia turut bersamanya memberi peringatan dan amaran.
[8]
Atau diberikan perbendaharaan harta benda kepadanya, atau dia mempunyai sebuah kebun untuk dia makan daripadanya” Dan orang-orang yang zalim itu berkata pula “Sebenarnya kamu hanya menuruti seorang yang tidak siuman”
[9]
Lihatlah bagaimana mereka mengadakan untukmu berbagai contoh perbandingan. Dengan sebab itu, sesatlah mereka sehingga mereka tidak mendapat jalan (petunjuk).
[10]
Maha Berkat Dia yang jika Dia kehendaki tentulah Dia mengadakan bagimu sesuatu yang lebih baik daripada itu, iaitu Taman-taman yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, dan Dia mengadakan bagimu istana-istana.
[11]
Dan mereka mendustakan Saat, padahal Kami telah sediakan bagi sesiapa yang mendustakan Saat itu, api yang menjulang-julang.
[Hari Kiamat]
[12]
Apabila ia melihat mereka dari tempat yang jauh, kedengaranlah mereka suara amukannya yang menggelegak lagi gemuruh.
[13]
Dan apabila mereka dihumbankan ke tempat yang sempit di dalamnya, sambil dibelenggu, menjeritlah mereka di sana meminta satu kebinasaan (yang mematikan).
[14]
“Janganlah menjerit-jerit meminta pada hari ini satu kebinasaan sahaja, tetapi mintalah kebinasaan sebanyak-banyaknya”
[15]
Bertanyalah “Adakah yang demikian itu lebih baik atau Taman kekal, yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?” Yang disediakan untuk mereka sebagai balasan dan tempat kembali.
[16]
Mereka beroleh di dalamnya apa sahaja yang mereka kehendaki, mereka kekal di dalamnya. Ia adalah suatu janji yang dijamin Tuhanmu, yang wajar dipohonkan.
[17]
Dan hari Dia menghimpunkan mereka berserta apa yang mereka sembah yang lain dari Allah, lalu Dia bertanya “Kamukah yang menyesatkan hamba-hambaKu itu atau mereka yang sesat jalan?”
[18]
Mereka menjawab “Maha Suci Engkau! Sudah tentu tidak patut bagi kami mengambil sesiapapun yang lain daripadaMu sebagai pelindung-pelindung. Tetapi Engkau telah melimpahkan keselesaan kepada mereka dan kepada datuk neneknya sehingga mereka lalai akan Perutusan, dan menjadi kaum yang binasa”
[19]
“Demi sesungguhnya mereka telah mendustakan apa yang kamu katakan. Oleh itu, kamu semua tidak akan dapat mengelakkan dan tidak juga menolong. Dan sesiapa yang berlaku zalim di antara kamu, Kami akan merasakannya azab seksa yang besar”
[20]
Dan tidaklah Kami mengutuskan Rasul-rasul sebelummu melainkan orang-orang yang makan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebahagian kamu sebagai ujian bagi yang lain, supaya nyata adakah kamu dapat bersabar? Dan Tuhanmu sentiasa Melihat.
[21]
Dan berkatalah pula orang-orang yang tidak menjangka akan menemui Kami “Mengapa tidak diturunkan malaikat kepada kita, atau kita dapat melihat Tuhan kita?” Demi sesungguhnya, mereka telah menyombongkan diri mereka di kalangan mereka, dan benar-benar melampaui batas.
[22]
Hari mereka melihat malaikat, pada hari itu tiadalah sebarang berita gembira bagi orang-orang yang bersalah, dan mereka akan berkata “Semoga kita dielakkan”
[23]
Dan Kami tujukan perbicaraan kepada apa sahaja amal yang mereka telah kerjakan, lalu Kami jadikan ia bagaikan debu yang berterbangan.
[24]
Penghuni-penghuni Syurga pada hari itu lebih baik tempat tinggalnya, dan paling indah tempat rehatnya.
[25]
Dan hari segala langit berpecah-belah mengeluarkan kabut, lalu dihantarkan turun malaikat-malaikat.
[26]
Kuasa pemerintahan yang sebenar-benarnya pada hari itu hanyalah bagi Tuhan Yang Maha Pemurah, dan itulah hari yang amat sukar bagi orang-orang yang kafir.
[27]
Dan hari orang-orang yang zalim menggigit kedua belah tangannya sambil dia berkata “Alangkah baiknya kalaulah aku mengambil jalan bersama-sama Rasul?
[28]
Aduhai celakanya aku, alangkah baiknya kalau aku tidak mengambil si dia menjadi sahabat!
[29]
Sesungguhnya dia telah menyesatkan daku dari Peringatan setelah ia sampai kepadaku. Dan syaitan itu sememangnya pengkhianat manusia”
[30]
Dan berkatalah Rasul “Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Quran ini sesuatu yang diabaikan”
[31]
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi, musuh dari kalangan orang-orang yang bersalah. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemimpin dan menjadi Penolong.
[32]
Dan orang-orang yang kafir berkata “Mengapa tidak diturunkan Al-Quran itu kepadanya sekaligus?” Demikianlah, agar Kami menetapkan hatimu dengannya, dan Kami membacakannya dengan bacaan yang baik.
[33]
Dan tidaklah mereka bawakan kepadamu dengan berbagai contoh melainkan setelah Kami bawakan kepadamu kebenaran dan penjelasan yang sebaik-baiknya.
[34]
Orang-orang yang akan dikumpulkan ke neraka Jahanam di atas mukanya, mereka itulah orang-orang yang amat buruk kedudukannya, lagi amat sesat jalannya.
[35]
Dan sesungguhnya, Kami telah memberikan Kitab Taurat kepada Nabi Musa, dan Kami lantik bersamanya saudaranya Nabi Harun, sebagai pembantu.
[36]
Lalu Kami perintahkan “Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan tanda-tanda Kami” Kemudian Kami binasakan mereka sehancur-hancurnya.
[37]
Dan kaum Nabi Nuh, ketika mereka mendustakan Rasul-rasul Kami, Kami tenggelamkan mereka. Dan Kami jadikan mereka sebagai suatu tanda bagi umat manusia. Dan Kami sediakan bagi sesiapa yang zalim, azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[38]
Dan kaum Aad, dan Thamud dan penduduk Rass (kaum Nabi Syu’aib) dan banyak lagi umat-umat di antara itu.
[39]
Dan masing-masing, telah Kami berikan kepadanya contoh-contoh, dan masing-masing, telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.
[40]
Dan demi sesungguhnya, mereka telah melalui bandar yang telah dihujani hujan yang buruk, maka tidakkah mereka melihatnya? Bahkan merekalah orang-orang yang tidak menjangkakan kebangkitan hidup semula.
[41]
Dan apabila mereka melihatmu, mereka hanya menjadikanmu ejek-ejekan “Inikah orangnya yang diutuskan Allah sebagai seorang Rasul?
[42]
Sesungguhnya dia hampir-hampir saja menyesatkan kami dari tuhan-tuhan kami, kalaulah tidak kerana kami berpegang teguh kepadanya” Maka akan diketahuilah kelak ketika mereka melihat azab seksa, siapakah yang lebih sesat jalannya.
[43]
Sudahkah engkau melihat orang yang mengambil hawa nafsunya, sebagai tuhannya? Maka dapatkah engkau menjadi pelindungnya?
[44]
Atau adakah engkau menyangka bahawa kebanyakan mereka mendengar atau memahami? Mereka hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat.
[45]
Tidakkah engkau melihat akan Tuhanmu? Sebagaimana Dia menjadikan bayang-bayang itu memanjang dan jika Dia kehendaki tentulah Dia menjadikannya pegun! Kemudian Kami jadikan matahari baginya sebagai penunjuk.
[46]
Kemudian Kami menariknya kepada Kami, secara beransur-ansur.
[Bayang-bayang menghilang perlahan-lahan disebabkan terbenamnya matahari]
[47]
Dan Dialah Tuhan yang menjadikan malam untuk kamu sebagai penutup, dan menjadikan tidur untuk beristirahat, dan menjadikan siang untuk bangkit.
[48]
Dan Dialah yang menghantarkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum rahmatNya, dan Kami turunkan dari langit, air yang bersih,
[49]
Untuk Kami hidupkan dengannya bumi yang mati, dan memberikan minuman dengannya, makhluk-makhluk Kami, binatang ternak dan manusia yang ramai.
[50]
Dan demi sesungguhnya! Kami telah berulang-ulang menyebarkannya di kalangan mereka supaya mereka beringat. Dalam pada itu kebanyakan manusia tidak juga mahu, melainkan berlaku kufur.
[51]
Dan jika Kami kehendaki, tentulah Kami utuskan dalam tiap-tiap negeri, seorang pemberi amaran.
[52]
Oleh itu, janganlah engkau menuruti kehendak orang-orang yang kafir, dan berjuanglah menghadapi mereka dengannya (Al-Quran) dengan perjuangan yang besar.
[53]
Dan Dialah yang telah mengalirkan dua laut berdampingan, yang tawar lagi memuaskan dahaga, dan yang masin lagi pahit. Dan Dia menjadikan di antara keduanya sempadan dan sekatan yang menghalangi.
[54]
Dan Dialah yang menciptakan manusia daripada air, dan Dia menjadikannya, keturunan dan hubungan (kekeluargaan melalui) perkahwinan. Dan sememangnya Tuhanmu amatlah berkuasa.
[55]
Dan mereka menyembah yang lain dari Allah, apa yang tidak menguntungkan mereka dan tidak pula memudaratkan mereka. Dan orang yang kafir, selalu pula menjadi pembantu untuk menentang Tuhannya.
[56]
Dan tidaklah Kami mengutuskanmu melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi amaran.
[57]
Katakanlah “Aku tidak meminta kepada kamu sebarang balasan untuknya, selain dari seseorang yang mahu mengambil jalan kepada Tuhannya”
[58]
Dan berserahlah engkau kepada Yang Kekal Hidup, yang tidak mati. Dan bertasbihlah dengan memujiNya. Dan cukuplah Dia mengetahui secara mendalam akan dosa-dosa hambaNya.
[59]
Yang menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, adalah Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan bertanyalah mengenainya kepada yang lebih mengetahui.
[60]
Dan apabila dikatakan kepada mereka “Bersujudlah kamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah!” Mereka bertanya “Dan siapakah Tuhan Yang Maha Pemurah itu? Patutkah kami bersujud kepada apa yang engkau perintahkan kami?” Dan itu menjadikan mereka bertambah liar.
[61]
Maha Berkat Dia yang telah menjadikan di langit, buruj-buruj, dan menjadikan padanya sebuah lampu (matahari) dan bulan yang menerangi.
[62]
Dan Dialah yang menjadikan malam dan siang silih berganti untuk sesiapa yang mahu mengambil pelajaran, atau yang mahu bersyukur.
[63]
Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pemurah adalah mereka yang berjalan di bumi dengan merendah diri, dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka, mereka menjawab "Selamat"
[64]
Dan mereka yang meluangkan masa malam dengan bersujud dan berdiri di hadapan Tuhan mereka,
[65]
Dan juga mereka yang berkata “Wahai Tuhan kami, jauhkanlah azab neraka Jahanam daripada kami, sesungguhnya azab seksanya itu adalah mengerikan.
[66]
Sesungguhnya ia adalah tempat tinggal dan tempat kediaman yang amat buruk”
[67]
Dan juga mereka yang apabila mereka berbelanja, tidaklah melampaui batas dan tidak pula kedekut. Tetapi sederhana di antara itu.
[68]
Dan juga mereka yang tidak menyembah sesuatu yang lain bersama-sama Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya, melainkan dengan jalan hak, dan tidak pula berzina. Dan sesiapa melakukan demikian, akan menemui suatu hukuman.
[69]
Akan digandakan baginya azab seksa pada hari kiamat, dan dia pula akan kekal di dalamnya dalam keadaan hina,
[70]
Melainkan orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan amal yang baik. Maka orang-orang itu, Allah akan menggantikan kejahatan mereka dengan kebaikan. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang.
[71]
Dan sesiapa yang bertaubat dan berbuat baik, maka sesungguhnya dia telah bertaubat kepada Tuhannya dengan sebenar-benar taubat.
[72]
Dan juga mereka yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertembung dengan yang tidak berfaedah, mereka melaluinya dengan menjaga kehormatan dirinya.
[73]
Dan mereka yang apabila diberikan peringatan dengan ayat-ayat keterangan Tuhan mereka, mereka tidak berkelakuan seperti orang-orang yang pekak dan buta.
[74]
Dan juga mereka yang berkata “Wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyejuk mata kami, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang bertakwa”
[75]
Mereka itulah yang akan dibalas dengan tempat yang tinggi disebabkan kesabaran mereka, dan mereka pula akan menerima penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,
[76]
Mereka kekal di dalamnya, sebagai sebaik-baik tempat tinggal dan tempat berehat.
[77]
Katakanlah “Tuhan tidak akan menghiraukan kamu, kalaulah tidak kerana ibadatmu. Demi sesungguhnya, kamu mendustakan? Kerana itu, kelak akan ada sesuatu yang tidak dapat dielak”