Sunday, 12 August 2012

35. SURAH Fatir

35. SURAH Fatir
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang
[1]
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat utusan-utusan yang bersayap dua, tiga, dan empat. Dia menambahkan pada ciptaan apa jua yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.
[2]
Apa jua jenis rahmat yang dianugerahkan Allah kepada manusia, maka tidak ada suatupun yang dapat menahannya. Dan apa jua yang ditahanNya, maka tidak ada suatupun yang dapat melepaskannya. Dan Dialah yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
[3]
Wahai umat manusia, kenangkanlah nikmat Allah yang telah dikurniakanNya kepada kamu. Tidak ada sama sekali yang menciptakan sesuatu melainkan Allah, yang menyediakan (rezeki) kepada kamu dari langit dan bumi. Tiada Tuhan melainkan Dia, maka bagaimanakah kamu terpedaya?
[4]
Dan jika mereka mendustakanmu, maka sesungguhnya Rasul-rasul yang terdahulu sebelummu juga telah didustakan. Dan kepada Allah jualah dikembalikan segala urusan.
[5]
Wahai umat manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar. Maka janganlah kamu diperdayakan oleh kehidupan dunia, dan janganlah pula kamu terpedaya mengenai Allah oleh mereka yang memperdaya.
[6]
Sesungguhnya syaitan adalah musuh bagi kamu, maka jadikanlah dia musuh. Sesungguhnya dia hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka.
[7]
Orang-orang yang kafir, bagi mereka azab yang berat. Dan orang-orang yang beriman dan berbuat baik, bagi merekalah keampunan dan pahala yang besar.
[8]
Dan adakah orang yang diperelokkan kepadanya amal buruknya, lalu dia memandangnya sebagai baik? Dan sesungguhnya Allah menyesatkan sesiapa yang dikehendakiNya, dan juga memberikan petunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya. Dan janganlah engkau membunuh dirimu disebabkan menanggung sedih terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan apa yang mereka kerjakan.
[9]
Dan Allah jua yang menghantarkan angin, lalu ia menaikkan awan, kemudian Kami bawakannya ke negeri yang mati. Lalu Kami hidupkan bumi sesudah matinya dengannya. Sedemikianlah pula kebangkitan hidup semula.
[10]
Sesiapa yang mahukan kemuliaan, maka bagi Allah jualah segala kemuliaan. KepadaNya naik segala perkataan yang baik, dan amal yang baik akan diangkat naik. Dan sebaliknya, orang-orang yang merancangkan kejahatan, bagi merekalah azab seksa yang berat. Dan rancangan jahat mereka itu akan rosak binasa.
[11]
Dan Allah menciptakan kamu daripada tanah, kemudian daripada air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan. Dan tidak mengandung seorang perempuan, dan tidak pula melahirkan melainkan dengan pengetahuanNya. Dan tidak diberikan seseorang itu berumur panjang dan tidak pula dijadikan seseorang itu berumur pendek, melainkan tertulis di dalam Kitab. Sesungguhnya yang demikian mudah sahaja bagi Allah.
[Lauh Mahfuz]
[12]
Dan tidaklah sama keadaan dua laut, yang satu tawar lagi memuaskan dahaga dan sesuai diminum, sementara yang satu lagi masin lagi pahit. Dan daripada tiap-tiap satunya kamu dapat makan daging yang segar, dan dapat pula kamu mengeluarkan benda-benda perhiasan untuk kamu memakainya. Engkau memerhatikan kapal-kapal membelah air padanya, supaya kamu dapat mencari limpah kurnia Allah, dan supaya kamu bersyukur.
[13]
Dia jua yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam, dan Dialah yang menundukkan matahari dan bulan. Tiap-tiap satu dari keduanya beredar untuk suatu masa yang telah ditetapkan. Demikianlah Allah Tuhan kamu, bagiNyalah kuasa pemerintahan. Sedang mereka yang kamu sembah yang lain daripadaNya, tidak mempunyai suatupun walau senipis selaput biji kurma.
[14]
Kalau kamu memohon kepada mereka, mereka tidak mendengar panggilan kamu. Dan kalaulah mereka mendengar pun, mereka tidak dapat memberikan respon kepada kamu. Dan pada hari kiamat pula, mereka mengingkari perbuatan syirik kamu. Dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagaimana Yang Maha Mengetahui.
[15]
Wahai umat manusia, kamulah yang sentiasa berhajat kepada Allah, sedangkan Allah Dialah Yang Maha Kaya, lagi Maha Terpuji.
[16]
Jika Dia menghendaki, nescaya Dia membinasakan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru.
[17]
Yang demikian itu tidaklah sukar bagi Allah.
[18]
Dan seorang pemikul tidak akan memikul bebanan orang lain. Dan jika seorang yang berat bebanannya, memanggil untuk memikul sama bebanan itu, tidak akan dapat jua dipikulkan sedikitpun untuknya, walaupun dia adalah dari keluarganya sendiri. Sesungguhnya engkau hanyalah pemberi amaran kepada orang-orang yang takut akan Tuhannya yang tidak terlihat, dan mendirikan sembahyang. Dan sesiapa yang mensucikan dirinya, maka sesungguhnya dia melakukan penyucian itu untuk dirinya sendiri, dan kepada Allah jualah tempat kembali.
[19]
Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat.
[20]
Dan tidaklah sama kegelapan dengan cahaya,
[21]
Dan tidaklah sama yang teduh dengan yang panas.
[22]
Dan tidaklah sama yang hidup dengan yang mati. Sesungguhnya Allah dapat menjadikan sesiapa yang dikehendakiNya mendengar, dan kamu tidak sekali-kali dapat menjadikan orang-orang yang di dalam kubur itu mendengar.
[23]
Engkau tidak lain hanyalah seorang pemberi amaran.
[24]
Sesungguhnya Kami mengutuskanmu dengan kebenaran, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi amaran. Dan tidak ada satu umat pun melainkan telah berlalu di kalangannya seorang pemberi amaran.
[25]
Dan jika mereka mendustakanmu, maka sesungguhnya orang-orang yang terdahulu sebelum mereka telah juga mendustakan. Mereka telah didatangi Rasul-rasulNya dengan membawa tanda-tanda yang jelas dan Kitab-kitab dan Kitab-kitab yang menerangkan.
[26]
Kemudian Aku timpakan orang-orang yang kafir itu azab membinasakan, maka perhatikanlah bagaimana buruknya kesan penolakanKu.
[27]
Tidakkah engkau melihat bahawa Allah menurunkan air dari langit, dan Kami mengeluarkan dengannya buah-buahan beraneka warna. Dan di antara gunung-ganang ada yang mempunyai jalur-jalur putih dan merah, yang berlainan warnanya, dan juga yang hitam legam.
[28]
Dan demikianlah juga di antara manusia dan binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak, yang beraneka warnanya? Sesungguhnya yang menaruh perasaan takut kepada Allah dari kalangan hamba-hambaNya, hanyalah mereka yang berilmu. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Pengampun.
[29]
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah dan tetap mendirikan sembahyang dan mendermakan dari apa yang Kami telah kurniakan kepada mereka, secara sembunyi atau secara terbuka, mengharapkan satu bentuk perniagaan yang tidak akan mengalami kerugian.
[30]
Agar Dia menyempurnakan pahala mereka dan menambahkan kepada mereka dari limpah kurniaNya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun, lagi Maha Mensyukuri.
[31]
Dan Kitab yang Kami wahyukan kepadamu, itulah yang benar lagi mengesahkan apa yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dengan sedalam-dalamnya akan keadaan sekalian hambaNya, lagi Maha Melihat.
[32]
Kemudian Kami jadikan Kitab itu diwarisi oleh orang-orang yang Kami pilih dari kalangan hamba-hamba Kami. Dan di antara mereka ada yang berlaku zalim terhadap dirinya sendiri, dan ada pula yang bersikap sederhana, dan ada juga yang mendahului dalam berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian adalah limpah kurnia yang besar.
[33]
Syurga Adn, yang mereka akan memasukinya. Mereka dihiasi di dalamnya dengan gelang-gelang tangan dari emas dan mutiara. Dan pakaian mereka di situ dari sutera.
[34]
Dan berkatalah mereka “Segala puji bagi Allah yang telah menghapuskan perasaan dukacita daripada kami. Sesungguhnya Tuhan kami Maha Pengampun, lagi Maha Mensyukuri.
[35]
Tuhan yang telah menempatkan kami di tempat tinggal yang kekal, dengan limpah kurniaNya semata-mata. Kami tidak merasa penat di dalamnya, dan tidak pula merasa lesu”
[36]
Dan orang-orang kafir, bagi merekalah neraka Jahanam. Tidak ditakdirkan untuk mereka kematian, dan tidak pula diringankan bagi mereka azab seksanya. Dan demikianlah Kami membalas tiap-tiap orang yang tidak bersyukur.
[37]
Dan mereka menjerit-jerit di dalamnya “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami. Kami akan mengerjakan amal-amal baik, yang lain dari apa yang pernah kami kerjakan" Bukankah Kami telah lanjutkan usia kamu dan memberikan masa yang cukup untuk beringat bagi sesiapa yang mahu beringat? Dan kamu pula telah didatangi oleh pemberi amaran. Maka rasakanlah. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan beroleh sesiapapun yang dapat memberikan bantuan”
[38]
Sesungguhnya Allah mengetahui segala rahsia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui akan segala isi hati.
[39]
Dialah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Oleh itu, sesiapa yang kufur maka ke atasnya jua kekufurannya itu. Dan orang-orang yang kafir, kufurnya itu tidak menambahkan mereka di sisi Tuhan mereka melainkan kebencian. Dan orang-orang yang kafir, kufurnya itu tidak menambahkan mereka melainkan kerugian.
[40]
Katakanlah “Sudahkah kamu melihat (sedalamnya) sekutu-sekutu kamu yang telah kamu seru selain Allah? Tunjukkanlah kepadaku apa yang mereka telah ciptakan dari bumi ini? Atau adakah mereka mempunyai sebarang perkongsian pada langit? Atau pernahkah Kami berikan mereka sebuah Kitab sehingga mereka mendapat bukti-bukti yang jelas daripadanya?” Bahkan orang-orang yang zalim itu tidak dijanjikan oleh sebahagian yang lain, melainkan dusta.
[41]
Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi agar tidak berganjak. Dan seandainya keduanya berganjak, maka tidak ada sesiapapun yang dapat menahannya sesudah Dia. Sesungguhnya Dia Maha Penyabar, lagi Maha Pengampun.
[42]
Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sebenar-benar sumpah mereka. Jika datang kepada mereka seorang pemberi amaran, sudah tentu mereka akan menjadi orang-orang yang lebih terbimbing daripada mana-mana umat yang lain. Namun setelah datang kepada mereka seorang pemberi amaran, itu hanya menjadikan mereka bertambah liar,
[43]
Sambil bersikap sombong di muka bumi dan berusaha merancangkan rancangan-rancangan jahat, sedang rancangan jahat itu tidak menimpa melainkan pemiliknya. Tidak ada yang mereka tunggu selain laluan (cara hidup) orang-orang yang telah lalu. Dan engkau tidak sekali-kali akan mendapati sebarang perubahan pada Sunnatullah itu, dan engkau juga tidak sekali-kali akan mendapati sebarang penukaran pada Sunnatullah itu.
[44]
Tidakkah mereka telah mengembara di muka bumi, dan mereka menyaksikan bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu daripada mereka, sedang orang-orang itu lebih besar kekuatannya daripada mereka? Dan tidaklah bagi Allah, bahawa akan terlepas daripadaNya sesuatupun sama ada di langit mahupun di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui, lagi Maha Kuasa.
[45]
Dan kalaulah Allah menyeksa manusia disebabkan apa yang mereka telah kerjakan, tentulah Dia tidak membiarkan tinggal di atas permukaannya sebarang makhluk pun. Akan tetapi Dia memberikan tempoh kepada mereka hingga ke suatu masa tertentu. Kemudian apabila tiba tempoh mereka, maka sesungguhnya Allah Maha Melihat akan keadaan hamba-hambaNya.