Thursday, 9 August 2012

29. SURAH Al-'Ankabut

29. SURAH Al-'Ankabut
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang
[1]
Alif, Laam, Miim.
[2]
Patutkah manusia itu menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata “Kami beriman” sedang mereka tidak diuji?
[3]
Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu daripada mereka, maka nyatalah apa yang diketahui Allah mengenai orang-orang yang benar-benar beriman, dan nyata pula apa yang diketahuiNya mengenai orang-orang yang berdusta.
[4]
Dan patutkah orang-orang yang melakukan kejahatan menyangka bahawa mereka dapat berlari lebih laju daripada Kami? Amatlah buruk apa yang mereka tentukan itu.
[5]
Sesiapa yang mengharapkan mengenai pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya masa yang telah ditetapkan oleh Allah itu akan tiba. Dan Dialah jua Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
[6]
Dan sesiapa yang berjuang, maka sesungguhnya dia hanya berjuang untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah Maha Kaya daripada sekalian makhluk.
[7]
Dan orang-orang yang beriman dan berbuat baik, sesungguhnya Kami akan hapuskan daripada mereka kesalahan-kesalahan mereka, dan Kami akan balas mereka dengan yang lebih baik daripada apa yang mereka telah kerjakan.
[8]
Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya. Dan jika mereka berdua mendesakmu supaya engkau mempersekutukan Daku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai pengetahuan mengenainya, maka janganlah engkau taati mereka. Kepada Akulah tempat kembali kamu semua, kemudian Aku akan terangkan kepada kamu segala apa yang kamu telah kerjakan.
[9]
Dan orang-orang yang beriman dan berbuat baik, sudah tentu Kami akan memasukkan mereka ke dalam kumpulan orang-orang yang soleh.
[10]
Dan sebahagian dari manusia berkata “Kami beriman kepada Allah” Kemudian apabila dia disakiti pada jalan Allah, dia menjadikan ujian manusia itu seolah-olah azab seksa Allah. Dan jika datang kemenangan daripada Tuhanmu, mereka pasti akan berkata pula “Sesungguhnya kami sentiasa bersama-sama kamu” Bukankah Allah lebih mengetahui akan apa yang terpendam dalam hati sekalian makhluk?
[11]
Dan sesungguhnya Allah akan menyatakan orang-orang yang beriman, dan sesungguhnya Dia juga akan menyatakan orang-orang yang munafik.
[12]
Dan berkatalah pula orang-orang yang kafir kepada orang-orang yang beriman “Ikutilah jalan kami, dan kami akan menanggung dosa-dosa kamu” Padahal mereka tidak akan dapat menanggung dosa mereka itu sedikitpun. Sesungguhnya mereka adalah berdusta.
[13]
Dan sesungguhnya mereka akan memikul bebanan mereka sendiri dan bebanan-bebanan yang lain bersama bebanan mereka. Dan sesungguhnya mereka akan ditanya kelak pada hari kiamat mengenai apa yang mereka ada-adakan.
[14]
Dan sesungguhnya Kami telah mengutuskan Nabi Nuh kepada kaumnya, dan menetaplah dia dalam kalangan mereka selama sembilan ratus lima puluh tahun. Akhirnya mereka dibinasakan banjir besar tatkala mereka berkeadaan zalim.
[15]
Dan Kami selamatkan dia berserta pengikut-pengikutnya di dalam sebuah bahtera, dan Kami jadikan ia sebagai tanda untuk sekalian makhluk.
[16]
Dan Nabi Ibrahim, ketika dia berkata kepada kaumnya “Sembahlah Allah dan bertakwalah kepadaNya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.
[17]
Kamu hanyalah menyembah berhala-berhala yang dihasilkan oleh kamu sendiri, selain Allah. Dan kamu hanya mengadakan pendustaan. Sesungguhnya mereka yang kamu sembah yang lain dari Allah itu, tidak berkuasa bagi kamu apapun, pada sebarang rezeki. Oleh itu, carilah rezeki dari sisi Allah, dan sembahlah Dia, dan bersyukurlah kepadaNya. KepadaNyalah kamu akan dikembalikan.
[18]
Dan jika kamu mendustakan, maka sesungguhnya umat-umat sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan tugas Rasul hanyalah menyampaikan dengan cara yang jelas”
[19]
Tidakkah mereka melihat bagaimana Allah memulakan penciptaan, kemudian mengulanginya? Sesungguhnya yang demikian itu amatlah mudah bagi Allah.
[20]
Katakanlah “Mengembaralah kamu di muka bumi, dan lihatlah bagaimana Dia memulakan penciptaan. Kemudian Allah menjadikan keadaan akhir ciptaan tersebut. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.
[21]
Dia menyeksa sesiapa yang dikehendakiNya, dan Dia memberikan rahmat kepada sesiapa yang dikehendakiNya. Dan kepadaNyalah kamu semua akan dikembalikan.
[22]
Dan kamu tidak akan dapat melepaskan diri di bumi dan tidak juga di langit. Dan kamu tidak akan mendapat sebarang pelindung dan penolongpun yang lain dari Allah”
[23]
Dan orang-orang yang ingkar akan tanda-tanda Allah dan pertemuan denganNya, mereka akan menjadi orang-orang yang berputus asa dari rahmatKu. Dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[24]
Kemudian seruannya itu tidak dijawab oleh kaumnya melainkan mereka berkata “Bunuhlah dia atau bakarlah dia” Lalu Allah menyelamatkannya dari jilatan api. Sesungguhnya pada peristiwa yang demikian, mengandungi tanda-tanda bagi kaum yang beriman.
[25]
Dan dia berkata “Perbuatan kamu mengambil berbagai berhala, selain dari Allah itu, hanyalah kerana menjaga hubungan kasih mesra di antara kamu dalam kehidupan dunia ini. Kemudian pada hari kiamat kelak sebahagian kamu akan membantah sebahagian yang lain, dan akan melaknat sebahagian yang lain. Dan tempat kembali kamu pula ialah neraka, dan kamu tidak akan beroleh sesiapapun yang dapat memberikan pertolongan”
[26]
Setelah itu, Lut beriman kepadanya dan dia berkata “Sesungguhnya aku hendak berhijrah kepada TuhanKu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana”
[27]
Dan Kami kurniakan kepadanya, Ishak (anaknya) dan Yaakub (cucunya). Dan Kami jadikan dalam kalangan keturunannya orang-orang yang berpangkat Nabi dan Kitab-kitab agama. Dan Kami berikan balasannya di dunia. Dan sesungguhnya dia pada hari akhirat, termasuk orang-orang yang soleh.
[28]
Dan Nabi Lut ketika dia berkata kepada kaumnya “Sesungguhnya kamu telah melakukan perbuatan keji yang tidak pernah mendahului kamu dengannya dari seluruh dunia.
[29]
Patutkah kamu mendatangi lelaki, menyamun, dan kamu melakukan perbuatan mungkar di tempat-tempat perhimpunan kamu?” Lalu kaumnya tidak menjawab selain mereka berkata “Datangkanlah kepada kami azab daripada Allah jika betul engkau dari kalangan orang-orang yang benar”
[30]
Dia berkata “Wahai Tuhanku, tolonglah daku terhadap kaum yang melakukan kerosakan”
[31]
Dan ketika datang utusan Kami (malaikat) kepada Nabi Ibrahim dengan membawa berita yang menggembirakan, mereka berkata “Sesungguhnya kami hendak membinasakan penduduk bandar ini. Sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim”
[32]
Dia berkata “Sesungguhnya Lut ada di dalamnya” Mereka menjawab “Kami mengetahui mengenai siapa yang berada di dalamnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkannya berserta keluarganya melainkan isterinya, dia termasuk orang-orang yang ditinggalkan”
[33]
Dan ketika datang utusan-utusan Kami kepada Nabi Lut, dia merasa dukacita bagi mereka, dan merasa tidak berdaya bagi mereka. Dan mereka berkata “Janganlah engkau takut dan janganlah pula bersedih hati. Sesungguhnya kami akan menyelamatkanmu berserta keluargamu melainkan isterimu, dia termasuk orang-orang yang ditinggalkan.
[34]
Sesungguhnya kami akan menurunkan ke atas penduduk kota ini azab dari langit, disebabkan mereka ingkar derhaka”
[35]
Dan demi sesungguhnya, Kami telah meninggalkan (bekas-bekas) mengenainya sebagai satu tanda kepada orang-orang yang mahu memahami.
[36]
Dan kepada penduduk Madyan saudara mereka Nabi Syu’aib, dan dia berkata “Wahai kaumku, sembahlah Allah, dan harapkanlah hari akhirat, dan janganlah kamu melakukan kerosakan di muka bumi”
[37]
Lalu mereka mendustakannya, maka mereka dibinasakan oleh gempa bumi, dan menjadilah mereka jatuh tertiarap di tempat tinggal masing-masing.
[38]
Dan Aad dan Thamud. Dan telah nyata kepada kamu sebahagian dari tempat tinggal mereka. Namun syaitan memperelokkan pada pandangan mereka, amal-amal mereka, lalu mengalihkan mereka dari Jalan (Allah). Padahal mereka adalah orang-orang yang dikurniakan dengan wawasan.
[39]
Dan Qarun, dan Firaun dan Haman. Dan demi sesungguhnya, Nabi Musa telah datang kepada mereka membawa bukti-bukti yang jelas, tetapi mereka berlaku sombong di muka bumi, padahal mereka tidak dapat mengatasi Kami.
[40]
Maka masing-masing Kami binasakan dengan sebab dosanya, iaitu ada yang Kami hantarkan angin ribut yang dahsyat. Dan ada yang dibinasakan dengan pekikan suara yang menggempakan bumi. Dan ada yang Kami tenggelamkan ke dalam bumi. Dan ada pula yang Kami tenggelamkan ke dalam laut. Dan Allah tidak sekali-kali menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri sendiri.
[41]
Perumpamaan orang-orang yang menjadikan yang lain dari Allah sebagai pelindung-pelindung adalah seperti labah-labah yang membuat sarang. Padahal sesungguhnya sarang yang paling reput adalah sarang labah-labah, kalaulah mereka mengetahui.
[42]
Sesungguhnya Allah mengetahui apa jua yang mereka sembah yang lain daripadaNya, dan Dialah jua Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
[43]
Dan perumpamaan yang sedemikian itu Kami kemukakan kepada umat manusia, dan hanya orang-orang berilmu sahajalah yang dapat memahaminya.
[44]
Allah menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. Sesungguhnya pada yang demikian itu mengandungi satu tanda bagi orang-orang yang beriman.
[45]
Bacalah akan apa yang diwahyukan kepada kamu dari Kitab, dan dirikanlah sembahyang. Sesungguhnya sembahyang itu mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingati Allah itu lebih besar. Dan Allah mengetahui apa jua yang kamu kerjakan.
[46]
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab melainkan dengan cara yang baik, melainkan orang-orang yang berlaku zalim di antara mereka. Dan katakanlah “Kami beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu. Dan Tuhan kami, juga Tuhan kamu, adalah Satu. Dan kepadaNyalah, kami patuh dengan berserah diri”
[47]
Dan demikianlah Kami turunkan kepadamu Kitab. Maka orang-orang yang Kami berikan Kitab, ada yang beriman kepadanya. Dan sebahagian dari orang-orang ini, beriman juga kepadanya. Dan tiadalah yang mengingkari ayat-ayat keterangan Kami melainkan orang-orang yang kafir.
[48]
Dan engkau tidak pernah membaca satu kitab pun sebelumnya, dan tidak pula engkau menulisnya dengan tangan kananmu. Tentulah ada alasan bagi orang-orang yang mengingkarimu untuk merasa ragu-ragu.
[49]
Bahkan ia adalah ayat-ayat keterangan yang jelas, di dalam dada orang-orang berilmu. Dan tiadalah yang mengingkari ayat-ayat keterangan Kami melainkan orang-orang yang zalim.
[50]
Dan mereka berkata “Mengapa tidak diturunkan kepadanya tanda-tanda daripada Tuhannya?” Jawablah “Sesungguhnya tanda-tanda itu bersama Allah, dan aku hanyalah seorang pemberi amaran yang nyata”
[51]
Tidakkah cukup bagi mereka bahawa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab yang dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya pada yang demikian adalah rahmat dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.
[52]
Katakanlah “Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dengan kamu. Dia mengetahui segala yang ada di langit dan di bumi. Dan mereka yang percaya kepada perkara salah dan tidak pula percaya kepada Allah, mereka itu orang-orang yang rugi”
[53]
Dan mereka meminta kepadamu menyegerakan kedatangan azab. Padahal kalau tidaklah kerana adanya tempoh yang telah ditetapkan, tentulah azab itu akan datang kepada mereka. Bahkan ia tetap akan datang menimpa mereka secara mengejut, sedang mereka tidak sedari.
[54]
Mereka meminta kepadamu menyegerakan kedatangan azab, padahal sesungguhnya neraka Jahanam itu tetap akan meliputi orang-orang yang kafir.
[55]
Pada hari azab tersebut menyelubungi mereka dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka, dan Dia berfirman kepada mereka “Rasakanlah dari apa yang kamu telah kerjakan”
[56]
Wahai hamba-hambaKu yang beriman! Sesungguhnya bumiKu ini luas. Oleh itu, hendaklah kamu menyembahKu semata-mata.
[57]
Setiap yang bernyawa pasti merasai mati, kemudian kepada Kamilah kamu akan dikembalikan.
[58]
Dan orang-orang yang beriman dan berbuat baik, Kami akan tempatkan mereka di dalam mahligai-mahligai syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai. Akan kekal di dalamnya selama-lamanya. Demikianlah balasan yang sebaik-baiknya bagi orang-orang yang beramal.
[59]
(Iaitu) mereka yang sabar, dan mereka pula berserah diri kepada Tuhannya.
[60]
Dan berapa banyak binatang yang tidak membawa rezeki bersamanya, Allah jualah yang memberikannya kepadanya dan kepada kamu. Dan Dialah jua Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
[61]
Dan jika engkau bertanyakan kepada mereka “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi, dan yang menundukkan matahari dan bulan?” Sudah tentu mereka akan menjawab “Allah” Maka bagaimanakah mereka tertipu?
[62]
Allah melapangkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya dan menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.
[63]
Dan jika engkau bertanyakan kepada mereka “Siapakah yang menurunkan air dari langit, lalu menghidupkan dengannya bumi sesudah matinya?” Sudah tentu mereka akan menjawab “Allah” Katakanlah “Segala puji bagi Allah” Tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.
[64]
Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah hiburan dan permainan. Dan sesungguhnya tempat tinggal akhirat, itulah kehidupan yang sebenar-benarnya, kalaulah mereka sedari.
[65]
Dalam pada itu, apabila mereka menaiki bahtera, mereka berdoa kepada Allah dengan tulus kepadaNya. Kemudian setelah Dia membawa mereka ke daratan, tiba-tiba mereka menyekutukan.
[66]
Menjadilah mereka orang-orang yang kufur akan apa yang Kami telah berikan kepadanya, dan orang-orang yang bersuka ria. Maka mereka akan mengetahui kelak.
[67]
Dan tidakkah mereka memerhatikan bahawa Kami telah menjadikan (Mekah) satu tempat yang selamat, sedang orang-orang yang tinggal di sekeliling mereka saling merompak? Oleh itu, patutkah mereka percaya kepada perkara yang salah, dan kufurkan pula akan nikmat-nikmat Allah?
[68]
Dan tiadalah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan perkara-perkara dusta terhadap Allah, atau mendustakan kebenaran setelah ia sampai kepadanya. Bukankah di dalam neraka Jahanam disediakan tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?
[69]
Dan orang-orang yang berjuang untuk Kami, sesungguhnya Kami akan memimpin mereka ke jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya, Allah berserta orang-orang yang berbuat baik.