Sunday, 12 August 2012

37. SURAH As-Saffat

37. SURAH As-Saffat
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang
[1]
Demi yang berbaris dengan berderet-deret.
[2]
Yang membawa dengan sekuat-kuatnya.
[3]
Yang membacakan Perutusan.
[4]
Sesungguhnya Tuhan kamu hanyalah Satu.
[5]
Tuhan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.
[6]
Sesungguhnya Kami telah hiasi langit dunia dengan hiasan bintang-bintang.
[7]
Dan telah memeliharanya dari tiap-tiap syaitan yang derhaka.
[8]
Mereka tidak dapat memasang telinga mendengar (percakapan) penduduk langit. Direjam dari segala penjuru,
[9]
Bagi mengusir, dan bagi mereka azab seksa yang tidak putus-putus.
[10]
Melainkan sesiapa yang mencuri-curi dengar mana-mana percakapan, maka dia diikuti api yang menjulang lagi menembusi.
[11]
Dan bertanyalah kepada mereka “Adakah diri mereka yang lebih kukuh kejadiannya, atau makhluk-makhluk lain yang Kami telah ciptakan? Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka daripada tanah liat”
[12]
Dan engkau akan merasa hairan, sedang mereka mengejek-ejek.
[13]
Dan apabila mereka diperingatkan, mereka tetap tidak mahu menerima nasihat.
[14]
Dan apabila mereka melihat satu tanda, mereka mengejek-ejek,
[15]
Dan mereka berkata “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
[16]
Adakah sesudah kita mati dan menjadi tanah dan tulang, kita akan dibangkitkan hidup semula?
[17]
Dan demikian juga datuk nenek kita yang telah lalu?”
[18]
Jawablah “Benar! Dengan keadaan hina”
[19]
Kemudian ia boleh berlaku hanya dengan suara sahaja, maka dengan serta-merta mereka semua akan melihat.
[20]
Dan mereka berkata “Aduhai celakanya kami, inilah hari pembalasan!”
[21]
“Dan inilah hari pengadilan yang kamu dustakan dahulu”
[22]
"Himpunkanlah orang-orang yang zalim itu, dan orang-orang sejenis mereka, berserta apa yang mereka sembah.
[23]
Yang lain dari Allah dan tunjukkanlah mereka jalan neraka.
[24]
Dan tahanlah mereka, sesungguhnya mereka akan disoal"
[25]
"Mengapa kamu tidak lagi bertolong-tolongan satu sama lain?”
[26]
Bahkan mereka pada hari itu menyerahkan diri.
[27]
Dan masing-masing akan saling menghadap satu sama lain, sambil kata-mengata satu dengan yang lain.
[28]
Mereka berkata “Sesungguhnya kamu dahulu sentiasa datang kepada kami dari kanan”
[29]
Mereka (pihak lain) berkata “Bahkan kamu sendiri tidak mahu menjadi orang-orang yang beriman!
[30]
Dan kami tidak sekali-kali memiliki sebarang kuasa ke atas kamu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
[31]
Dan telah tetaplah ke atas kita Perkataan Tuhan kita, sesungguhnya kita semua pasti akan merasa.
[32]
Dan kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri orang-orang yang sesat”
[33]
Dan sesungguhnya mereka semua pada hari itu akan menderita azab bersama-sama.
[34]
Sesungguhnya Kami, demikianlah Kami bertindak terhadap mereka yang berdosa.
[35]
Sesungguhnya apabila dikatakan kepada mereka “Tiada Tuhan melainkan Allah” Mereka sombong,
[36]
Dan mereka berkata “Patutkah kami meninggalkan tuhan-tuhan kami, hanya kerana seorang pemuisi gila?”
[37]
Bahkan dia membawakan kebenaran, yang mengesahkan Rasul-rasul (sebelumnya).
[38]
Sesungguhnya kamu akan merasai azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[39]
Dan kamu, tidak dibalas melainkan dengan apa yang kamu telah kerjakan.
[40]
Melainkan hamba-hamba Allah yang terpilih,
[41]
Mereka beroleh limpah kurnia yang telah ditentukan,
[42]
Iaitu buah-buahan. Dan mereka akan dimuliakan,
[43]
Di dalam Taman-taman yang penuh nikmat.
[44]
Mereka duduk berhadap-hadap di atas pelamin-pelamin kebesaran.
[45]
Diedarkan kepada mereka segelas dari sungainya yang mengalir,
[46]
Putih bersih, lagi lazat rasanya bagi orang-orang yang meminumnya,
[47]
Ia tidak mengandungi sesuatu yang membahayakan, dan tidak juga mereka mabuk disebabkannya.
[48]
Sedang di sisi mereka bidadari-bidadari yang sederhana pandangannya, lagi indah matanya.
[49]
Seolah-olah mereka itu telur yang tersimpan dengan sebaik-baiknya.
[50]
Dan mereka berhadap-hadap di antara satu dengan yang lain, sambil bertanya-tanyaan.
[51]
Seseorang di antara mereka berkata “Sesungguhnya aku dahulu mempunyai seorang teman.
[52]
Yang berkata, adakah engkau juga salah seorang dari golongan yang mempercayai?
[53]
Adakah sesudah kita mati dan menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan dibawa untuk diadili?”
[54]
Dia berkata lagi “Mahukah kamu meninjau?”
[55]
Lalu dia meninjau, dan melihatnya berada di tengah-tengah neraka yang marak menjulang.
[56]
Dia berkata “Demi Allah! Nyaris-nyaris engkau membinasakan daku.
[57]
Dan kalaulah tidak kerana nikmat pemberian Tuhanku, nescaya menjadilah daku dari kalangan orang-orang yang diseret”
[58]
“Adakah kita tidak akan mati lagi,
[59]
Selain dari kematian kita yang pertama, dan kita tidak akan diseksa?”
[60]
Sesungguhnya inilah sebenar-benar pencapaian terbesar.
[61]
Untuk seumpama ini, hendaklah beramal orang yang mampu beramal.
[62]
Yang manakah lebih baik, layanan terbaik atau pokok zaqqum?
[63]
Sesungguhnya Kami jadikan ia hukuman bagi orang-orang yang zalim.
[64]
Sesungguhnya ia adalah pohon yang tumbuh di dasar neraka Jahim.
[65]
Mayangnya seperti kepala-kepala syaitan.
[66]
Dan sudah tentu mereka akan memakan daripadanya, sehingga memenuhi perutnya dengannya.
[67]
Kemudian sesungguhnya, mereka akan beroleh juga di situ satu minuman campuran air panas yang menggelegak.
[68]
Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka pula, tetap jua di dalam neraka Jahim.
[69]
Sesungguhnya mereka telah mendapati datuk nenek mereka berada dalam kesesatan.
[70]
Kemudian mereka terburu-buru menuruti jejak langkah mereka itu.
[71]
Dan demi sesungguhnya, telah sesat jugalah sebelum mereka, sebahagian besar kaum-kaum yang telah lalu.
[72]
Dan sesungguhnya, Kami juga telah mengutuskan dalam kalangan mereka, pemberi amaran.
[73]
Kemudian lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang yang telah diberikan amaran itu,
[74]
Melainkan hamba-hamba Allah yang terpilih.
[75]
Dan demi sesungguhnya, Nabi Nuh telah berdoa kepada Kami, maka Kamilah sebaik-baik pemberi respon.
[76]
Dan Kami telah menyelamatkannya bersama keluarganya (pengikut), daripada kesusahan yang besar.
[77]
Dan Kami jadikan zuriat keturunannya orang-orang yang melanjutkan keturunan.
[78]
Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian.
[79]
“Selamat sejahtera kepada Nabi Nuh di seluruh alam!”
[80]
Sesungguhnya Kami, demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat baik.
[81]
Sesungguhnya dia dari kalangan hamba-hamba Kami yang beriman.
[82]
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.
[83]
Dan sesungguhnya di antara orang-orang yang serupa dengannya ialah Nabi Ibrahim.
[84]
Ketika dia kembali kepada Tuhannya dengan hati yang suci.
(Bertaubat kepadanya)
[85]
Ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya “Apakah yang kamu sembah itu?
[86]
Patutkah tuhan-tuhan palsu yang lain dari Allah itu, kamu kehendaki?
[87]
Dan bagaimanakah pula tanggapan kamu terhadap Tuhan sekalian alam?”
[88]
Lalu dia memandang dengan satu renungan kepada bintang-bintang,
[89]
Dan dia berkata “Sesungguhnya aku sakit”
[90]
Maka mereka berpaling meninggalkannya.
[91]
Kemudian dia pergi kepada tuhan-tuhan mereka (secara senyap-senyap), dan bertanya “Mengapa kamu tidak makan?
[92]
Mengapa kamu tidak menjawab?”
[93]
Lalu dia memukulnya dengan tangan kanannya.
[94]
Kemudian bergegaslah mereka (kaumnya) kepadanya.
[95]
Dia berkata “Patutkah kamu menyembah apa yang kamu pahat?
[96]
Padahal Allah jua yang menciptakan kamu berserta apa yang kamu hasilkan itu!”
[97]
Mereka berkata “Binakanlah untuknya sebuah tempat, dan campakkanlah dia ke dalam api yang marak menjulang”
[98]
Dan mereka hendak melakukan tipu daya kepadanya, lalu Kami jadikan mereka orang-orang terkebawah.
[99]
Dan dia berkata “Sesungguhnya aku hendak pergi kepada Tuhanku, Dialah yang akan memimpinku.
[100]
Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku (anak) yang akan termasuk orang-orang yang soleh!”
[101]
Kemudian Kami khabarkan kepadanya khabar yang menggembirakan, seorang anak yang menahan diri (Ismail).
[102]
Dan ketika dia mencapai (usia yang membolehkannya) bekerja bersama-sama dengannya (Nabi Ibrahim), dia berkata “Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpiku bahawa aku akan menyembelihmu. Oleh itu, fikirkanlah pendapatmu?” Dia menjawab “Wahai ayah, jalankanlah apa yang telah diperintahkan kepadamu. Engkau akan mendapati daku InsyaAllah, termasuk orang-orang yang sabar”
[103]
Setelah keduanya berserah diri, dan dia merebahkannya di atas dahinya,
[104]
Dan Kami menyerunya “Wahai Ibrahim!
[105]
Engkau telah menyempurnakan apa yang terlihat itu" Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat baik.
[106]
Sesungguhnya ini adalah satu ujian yang nyata.
[107]
Dan Kami menebusnya dengan seekor binatang sembelihan yang besar.
[108]
Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian.
[109]
“Selamat sejahtera kepada Nabi Ibrahim!”
[110]
Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat baik.
[111]
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
[112]
Dan Kami khabarkan lagi kepadanya khabar yang menggembirakan, dengan Ishak (anaknya). Seorang Nabi di kalangan orang-orang yang soleh.
[113]
Dan Kami limpahkan berkat kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara zuriat keturunan keduanya ada yang berbuat baik, dan ada pula yang berlaku zalim terhadap diri sendiri dengan nyata.
[114]
Dan demi sesungguhnya! Kami telah melimpahkan nikmat kepada Nabi Musa dan Nabi Harun.
[115]
Dan Kami telah menyelamatkan keduanya berserta kaumnya dari kesusahan yang besar.
[116]
Dan Kami telah membantu mereka sehingga menjadilah mereka orang-orang yang menang.
[117]
Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab Suci yang jelas.
[118]
Dan Kami berikan petunjuk kepada keduanya ke jalan yang lurus.
[119]
Dan Kami kekalkan bagi keduanya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian.
[120]
“Selamat sejahtera kepada Nabi Musa dan Nabi Harun!”
[121]
Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat baik.
[122]
Sesungguhnya mereka berdua termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
[123]
Dan sesungguhnya Nabi Ilyas adalah dari kalangan Rasul-rasul.
[124]
Ketika dia berkata kepada kaumnya “Tidakkah kamu mahu bertakwa.
[125]
Patutkah kamu menyeru Ba’la (berhala), dan kamu meninggalkan Sebijak-bijak Pencipta?
[126]
Allah Tuhan kamu, dan Tuhan datuk nenek kamu yang telah lalu!”
[127]
Dan mereka mendustakannya. Akibatnya mereka tetap akan diseret,
[128]
Melainkan hamba-hamba Allah yang terpilih.
[129]
Dan Kami kekalkan bagi Nabi Ilyas (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian.
[130]
“Selamat sejahtera kepada Nabi Ilyas!”
[131]
Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat baik.
[132]
Sesungguhnya Nabi Ilyas itu dari kalangan hamba-hamba Kami yang beriman.
[133]
Dan sesungguhnya Nabi Lut termasuk Rasul-rasul.
[134]
Ketika Kami menyelamatkannya berserta keluarganya semuanya,
[135]
Melainkan seorang perempuan tua yang tertinggal dalam golongan yang tinggal.
[136]
Kemudian Kami hancurkan yang lain.
[137]
Dan sesungguhnya kamu telah berulang-alik melalui (tinggalan tempat tinggal) mereka, pada waktu pagi.
[138]
Dan juga pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mahu memikirkannya?
[139]
Dan sesungguhnya Nabi Yunus adalah dari kalangan Rasul-rasul.
[140]
Ketika dia melarikan diri ke sebuah kapal yang penuh dengan muatan.
[141]
Kemudian dia turut mengundi, dan menjadilah dia termasuk orang-orang yang tewas.
[Dibuang ke laut]
[142]
Setelah itu, dia ditelan ikan dalam keadaan tercela.
[143]
Dan kalaulah tidak dia termasuk orang-orang yang sentiasa mengingati (Allah),
[144]
Tentulah dia akan tinggal di dalam perutnya hingga ke hari mereka dibangkitkan.
[145]
Kemudian Kami campakkannya ke tanah yang tandus, sedang dia berkeadaan sakit.
[146]
Dan Kami tumbuhkan sebatang pokok berdaun lebar (untuk melindunginya).
[147]
Dan Kami mengutuskannya kepada seratus ribu atau lebih.
[Bilangan kaumnya]
[148]
Dan mereka telah beriman, maka Kami biarkan mereka menikmati kesenangan hingga ke suatu masa.
[149]
Dan bertanyalah kepada mereka, adakah anak-anak perempuan untuk Tuhanmu, sedangkan untuk mereka anak-anak lelaki?
[150]
Atau adakah mereka menjadi saksi, bahawa Kami menciptakan malaikat-malaikat itu berupa perempuan?
[151]
Tidak diragukan! Bahawa sesungguhnya, disebabkan telah terpesong, mereka telah berkata,
[152]
“Allah beranak” Sedang mereka sesungguhnya adalah orang-orang yang berdusta!
[153]
Adakah Dia memilih anak-anak perempuan lebih dari anak-anak lelaki?
[154]
Kenapa dengan kamu ni? Bagaimana kamu menetapkan hukum?
[155]
Dan mengapa kamu tidak berfikir?
[156]
Atau adakah kamu mempunyai sebarang bukti yang jelas?
[157]
Maka bawakanlah kitab kamu, jika betul kamu orang-orang yang benar.
[158]
Mereka mengadakan hubungan kekeluargaan antara Dia dengan para jin, padahal sesungguhnya jin sedia mengetahui bahawa orang-orang itu pasti akan diseret.
[159]
Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan!
[160]
Melainkan hamba-hamba Allah yang terpilih.
[161]
Dan sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu.
[162]
Tidak sesekali dapat merosakkan hubungan (seseorang itu) dari Tuhannya,
[163]
Melainkan mereka yang telah ditetapkan bahawa dia akan dibakar di dalam neraka Jahim.
[164]
(Malaikat berkata) “Dan tiada sesiapapun dari kalangan kami melainkan ada baginya darjat kedudukan yang tertentu.
[165]
Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa berbaris,
[166]
Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa bertasbih!”
[167]
Dan sesungguhnya mereka itu berkata,
[168]
“Kalaulah ada di sisi kami sebuah Peringatan (Kitab agama) dari masa lalu,
[169]
Tentulah kami menjadi hamba-hamba Allah yang terpilih!”
[170]
Ternyata mereka mengingkarinya. Oleh itu, mereka akan mengetahui kelak.
[Al-Quran]
[171]
Dan demi sesungguhnya! Telah ada sejak dahulu lagi, Perkataan Kami bagi hamba-hamba Kami yang menjadi Rasul.
[172]
Sesungguhnya merekalah orang-orang yang akan menang.
[173]
Dan sesungguhnya bala tentera Kami, merekalah orang-orang yang akan mengatasi.
[174]
Oleh itu, berpalinglah daripada mereka, hingga ke suatu masa.
[175]
Dan lihatlah mereka. Kelak mereka akan melihat.
[176]
Dan tidaklah wajar mereka meminta disegerakan azab Kami!
[177]
Kerana apabila ia turun dalam halaman mereka, pasti buruklah pagi orang-orang yang telah diberikan peringatan.
[178]
Dan berpalinglah daripada mereka, hingga ke suatu masa.
[179]
Dan lihatlah mereka. Kelak mereka akan melihat.
[180]
Maha Suci Tuhanmu, Tuhan yang memiliki keagungan dan kekuasaan, dari apa yang mereka katakan!
[181]
Dan Selamat sejahtera kepada sekalian Rasul.
[182]
Dan segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.